Penduduk Yang Cuma Berpenghasilan 352.000 Per Bulan

Berpenghasilan 352.000 Per Bulan

Penduduk Yang Cuma Berpenghasilan 352.000 Per Bulan – Data jumlah penduduk miskin yang dilansir Badan Pusat Statistik mengungkap ketimpangan demografi antara pulau Jawa dan pulau-pulau lain di Indonesia. Sumatera Utara yang berada di peringkat empat dalam daftar provinsi berpenduduk miskin terbanyak, mencatat 1,5 juta penduduk yang berpenghasilan maksimal 352 ribu per bulan.

Faktor lain adalah tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan yaitu dari 6,41 persen pada Februari 2017 menjadi 5,60 persen pada Agustus 2017. Pertumbuhan Ekonomi mengalami peningkatan relatif besar yaitu dari 4,50 persen pada triwulan I-2017 menjadi 5,21 persen pada triwulan III-2017.

“Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Dengan pendekatan ini, dapat dihitung Headcount Index, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk,”jelasnya.

Baca juga :
448 juta penduduk miskin tahun 2016
penduduk terangkat dari garis kemiskinan sejak awal tahun
kaum berpenghasian rendah di indonesia

Lebih lanjut Ramlan menyebutkan, metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiskinan, yang terdiri dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan. Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan.

“Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan,”tukasnya.

Garis Kemiskinan Makanan merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kilokalori per kapita per hari. Paket komoditas kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditas yang meliputi padipadian, umbi-umbian, ikan, daging, telur dan susu, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, serta minyak dan lemak.

Garis Kemiskinan Bukan Makanan adalah kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Paket komoditas kebutuhan dasar non-makanan diwakili oleh 51 jenis komoditas di perkotaan dan 47 jenis komoditas di perdesaan.

Related posts