Penduduk Terangkat Dari Garis Kemiskinan Sejak Awal Tahun

Penduduk Terangkat Dari Garis Kemiskinan Sejak Awal Tahun

Penduduk Terangkat Dari Garis Kemiskinan Sejak Awal Tahun – Meski lebih dari 20 ribu penduduk terangkat dari garis kemiskinan sejak awal tahun, Jawa Tengah tetap memiliki jumlah penduduk miskin terbesar kedua di Indonesia, yakni 4.505.780 juta. Batas pendapatan untuk kategori miskin di provinsi ini berkisar 310 ribu Rupiah per bulan.

jumlah warga yang pengeluaran perbulannya di bawah garis terbaru atau disebut miskin kini ternyata hanya mencapai 3,87 juta jiwa.

Padahal di awal tahun 2018, saat penghitungan masih menggunakan garis lama jumlah penduduk miskin ada di angka 3,90 juta jiwa.

Dari sisi wilayah jumlah penduduk miskin kini lebih banyak tersapat di desa sebanyak 2,1 juta jiwa.

Baca juga :
kaum berpenghasian rendah di indonesia
tingkat kemiskinan dengan persentase terendah
bangladesh

Sedangkan di perkotaan jumlah penduduk miskin mencapai 1,7 juta jiwa. Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono menjelaskan jika diperbandingkan, baik di desa maupun di kota jumlah penduduk miskin sama sama mengalami penurunan.

“Ada beberapa faktor terkait penurunan tingkat kemiskinan, selama periode Maret hingga September 2018, salah satunya adalah adanya peningkatan upah minimum provinsi Jateng pada tahun 2018,” ucap Sentot.

Upah minumum Provinsi Jateng tahun lalu memang ditetapkan naik dari Rp 1,367 juta menjadi Rp 1,486 juta.

Perlu diketahui bahwa metode yang kami gunakan untuk menentukan garis kemiskinan dan tingkat kemiskinan ini tidak pernah berubah sejak tahun 1998. Sehingga siapapun pemimpin pemerintahannya metode tetap sama.

Related posts